Menu 

Membangun Negara Perlu Akal Sehat

Wednesday, March 13th, 2019 | Dilihat : 79 kali
(13) Rocky Gerung

Gambar: Rocky Gerung

BEM Fakultas Hukum Unissula mengadakan kuliah umum dengan menghadirkan Rocky Gerung, Dr Fuad Bawazier, dan Prof Laode M Kamaluddin MEng PhD yang dihelat di auditorium Sultan Agung kampus Kaligawe (13/3). Menurut Laode ada tiga negara yang lahir karena cita cita yakni Amerika Serikat, Uni Soviet, dan Indonesia.

“Amerika hari ini berhasil menjadi negara maju dengan bertumpu pada iptek, sementara Unisoviet telah hancur setelah tidak mampu memaksakan ideology Komunismenya, sedangkan Indonesia masih belum beranjak dari negara yang tertinggal. Seharusnya ini menjadi kesadaran bersama untuk mulai secara serius memikirkan untuk mencapai tujuan negara yang telah dicita citakan” Ungkap mantan Rektor Unissula tersebut.

Masih menurut Laode dalam bernegara akal sehat bisa mendorong dalam berkehidupan berbangsa dan bernegara ke arah yang baik. Akal sehat juga bisa medukung tradisi berpolitik tentang keadilan.

Sementara menurut Rocky Gerung dalam proses demokrasi perlu adanya bentuk ‘adu’ argumen yang konstruktif dalam menyelesaikan persoalan bangsa. Di satu sisi, akademisi memiliki ilmu untuk melihat, menganalisa dan menyelesaikan sejumlah persoalan bangsa.

Dr Fuad Bawasir, mantan Menteri Keuangan, memaparkan, jika akal sehat penting. Sebab, banyak orang pintar tetapi tidak nalar, juga banyak orang berpangkat tapi jadi ‘jongos’. Belum lagi banyak pejabat yang ditangkap KPK, karena menyalahkan wewenangnya. ”Akal sehat penting untuk menjaga jalannya demokrasi, demokradi harus dijalankan dengan akal sehat,” jelasnya.

Dengan akal sehat pula, diharapkan ketimpangan penegakan hukum, sosial dan ekonomi yang mengganggu jalannya demokrasi bisa diatasi. Sehingga tradisi berpolitik tentang keadilan bisa terjaga dengan baik.

 

Related News