Menu 

MA Bertaraf Internasional Kunjungi Unissula

Thursday, September 29th, 2016 | Dilihat : 382 kali

unnamed

Unissula menerima kunjungan 300 siswa dari MA Amanatul Ummah Mojokerto. Rombongan tersebut diterima langsung oleh Wakil Rektor III, Sarjuni SAg MHum dan Kepala UPT Kehumasan & Promosi, Dedi Rusdi SE MSi Akt CA di lantai 10 Gedung Kuliah Bersama. (28/9)

Dalam kesempatan tersebut Sarjuni mengungkapkan bahwa strategi pendidikan yang diterapkan saat ini relatif masih berkiblat pada ilmu-ilmu yang diaposi dari negara Barat. Sehingga, sangat disayangkan hasilnya antara ilmu pengetahuan dan agama dipisahkan. Kondisi ini berdampak pada penguatan duniawi saja, namun tidak memikirkan agama saat lulusannya bekerja dan berkiprah di tengah masyarakat.

”Banyak sarjana hukum namun permasalahan di bidang hukum juga melimpah. Banyak sarjana ekonomi, namun  persoalan ekonomi tak tertunstakan,” ungkapnya
Lebih lanjut Sarjuni mengungkapkan, Unissula memiliki strategi pendidikan khusus. Yakni mengkonstruksi ilmu dengan nilai-nilai Islam. Intinya, ada upaya pembudayaan tentang adat-adat dan ajaran Islam dalam setiap mata kuliah yang diajarkan. Hal ini bertujuan agar antara duniawi dan akherat berimbang. Sehingga saat bekerja, bisa bertanggungjawab secara dunia dan akherat.

Unissula juga sangat senang mendapat kunjungan dari siswa MA Unggulan Bertaraf Internasional Amanatul Ummah Mojekerto, mengingat basis pendidikannya sama.yakni mengusung nilai-nilai Islami. ”Kami terus melakukan terobosan dan menyediakan fasilitas yang memadai, termasuk juga menyiapkan Rumah Sakit (RS) Gigi dan Mulut sebagai teaching hospital “ tutupnya

Sementara itu Ahmad Khudori, pendamping dari MA Amanatul Ummah mengatakan, kedatangan para siswa dan rombongannya adalah untuk melihat dari dekat sejumlah perguruan tinggi di Semarang, termasuk di Unissula. ‘Intinya, dia berharap agar bisa terjalin hubungan yang baik dan saling menguatkan di bidang pendidikan. ”Sekolah kami saat ini terintegrasi dengan pondok pesantren. Kalau saat ini pemerintah sedang menggagas sekolah one day school (sekolah sehari), kami bahkan sampai 24 jam. Sebab, memang konsepnya boarding school. Di mana para siswa tinggal 24 jam, di lingkungan sekolah. Selain ilmu-ilmu sesuai kurikulu, juga diberi pengkayaan agama Islam,” jelasnya

Related News