Menu 

Pancasila Adalah Narasi Kebangsaan Menuju Kejayaan

Monday, April 8th, 2019 | Dilihat : 79 kali

(6) Tabligh Akbar

Lembaga Kajian dan Penerapan nilai nilai Islam Unissula bekerja sama dengan Gerakan Umat Pecinta Masjid mengadakan tabligh akbar bertema merajut ukhuwah untuk membangun peradaban bangsa bertempat di kampus Unissula jl Kaligawe KM 4 Semarang pada Sabtu 6 April 2019. Para pembicara antara lain Ustad Bahtiar Nasir, Ustad Erick Yusuf, Ustad Taufan, Ustad Fahmi Salim, Ustad Zaitun Rasmin, dan dipandu MC nasional Iwel Sastra.

Bahtiar Nasir menyampaikan kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia. “Kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia karena nenek moyang kita selalu menolak penjajahan dan juga tidak ingin menjadi bangsa penjajah. Meskipun kita memiliki tanah dengan sertifikat atas nama kita sendiri namun kita tidak boleh sembarangan menjual tanah kita pada fihak asing. Karena para pendahulu kita telah mengorbankan jiwa, raga, harta, darah, dan air mata” Ungkapnya.

Lebih lanjut Ia mengingatkan agar bangsa Indonesia tidak terjebak pada zionisme gaya baru yang berusaha memecah belah bangsa dan menciptakan tanah tanah baru tak bertuan untuk tuan tuan baru tak bertanah.

Selanjutnya ia mengajak pada hadirin untuk senantiasa meningkatkan iman dan amal sholeh. “Karena dengan dua hal tersebut kita akan diberi tiga jaminan sebagaimana yang dijanjikan Allah dalam Qur’an Surat An Nur 55, yang pertama Allah sungguh-sungguh akan menjadikan kita berkuasa dimuka bumi, kedua mendapatkan kejayaan dalam menegakkan agama Allah, yang ketiga mengganti rasa takut kita dengan rasa aman” Ungkapnya.

Lebih jauh ia juga bangga menjadi bangsa Indonesia karena para pendahulu kita telah menyepakati Pancasila sebagai falsafah bangsa. “Sila pertama mengajarkan kita untuk beriman kepada Allah, sila kedua hingga sila kelima mendorong kita untuk beramal sholeh. kita semua ingin pancasila menjadi narasi kebangsaan yang akan mengantar bangsa Indonesia menjadi bangsa besar dengan satu syarat kita tidak menyekutukan Allah SWT” Pungkas Bahtiar.

Related News