Menu 

Mempersiapkan Strategi Pembelajaran Era Pandemi, Keperawatan Unissula Gelar Seminar Internasional

Saturday, February 20th, 2021 | Dilihat : 13 kali

FIK

Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK) Unissula menyelenggarakan seminar internasional dengan tema “Uncovering The World’s Nursing Learning Strategies during Covid Pandemic Era 2021″ yang dilaksanakan secara daring (20/2).

Kegiatan tersebut mengundang pembicara baik dari internasional maupun nasional. Hadir membuka acara Dekan FIK Iwan Ardian SKM Mkep serta hadir sebagai keynote speaker Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Dr Harif Fadillah SKp SH MKep MH. Sedangkan narasumber dari kampus mitra internasional yaitu Prof Cheh Yen Hsu dari dari National Taipei University of Nursing Sciences,Taiwan, Emilie M Lopez EDd MAN RN dari Woosong University, Korea Selatan, Rudolf Cymorr Kirby P Martinez PhD dari St. Paul University of the Philippines, Filipina. Sementar pembicara dari FIK Unissula yaitu Wahyu Endang Setyowati SKM MKep, Ns Suyanto MKep SpKep MB, Ns Nutrisia Nu’im Haiya MKep, dan dimoderatori oleh Ns Ahmad Ikhlasul Amal Skep MAN serta Ns Indah Sri Wahyuningsih Skep MKep.

Seminar tersebut membahas bagaimana pendidikan keperawatan berdaptasi dalam menghadapi pandemi global Covid-19 yang memberikan dampak ke dunia Pendidikan, khususnya Pendidikan perawat. Dalam paparanya Ketua PPNI Harif Fadillah mengungkapkan bahwa selama pandemi Covid-19 perawat merupakan salah-satu petugas medis garda terdepan dalam membantu penanggulangan Covid-19.

“Untuk mempersiapkan diri dalam menghadapi pandemi sejenis mendatang, PPNI selaku organisasi profesi yang mengayomi seluruh perawat di Indonesia perlu mengembangkan strartegi dan kurikulum untuk pendidikan perawat supaya siap dan sigap dalam menghadapi pandemi global di masa depan” papar Harif Fadillah.

Sementara itu pemateri dari Woosong University Korea Selatan, Emilie M Lopez memaparkan bagaimana penerapan pembelajaran selama pandemi di Korea, peneraman metode BTS (Best Teaching Strategy) dalam pembelajaran perawat cukup optimal dalam melakukan pembelajaran selama pandemi.

“Pandemi telah memberikan keterbatasan dalam berinteraksi antara dosen dan mahasiswa, penggunaan teknologi tidak bisa menggantikan secara utuh proses pembelajaran. Salah satu strateginya adalah dengan kombinasi antara pembelajaran daring dan pembelajaran luring terbatas untuk praktikum dan kelas laboratorium” terang Emilie

Sedangkan perwakilan dari FIK Unissula Wahu Endang Setyowati menjelaskan bagaimana kesiapan dan kesigapan Unissula dalam menghadapi pandemi, mulai dari infrastruktur, regulasi dan sosialisasi protokol kesehatan secara menyeluruh untuk menghadapi pandemi kepada seluruh civitas akademika.

Related News