Menu 

Mahasiswa Rotterdam Antusias Internship Program di Unissula

Thursday, December 21st, 2017 | Dilihat : 134 kali
(21) Mahasiswa Rotterdam

Gambar : Mahasiswa dari Rotterdam University memaparkan penelitiannya

Rektor Universitas Islam Sultan Agung (Unissula) Anis Malik ThohaLc MA PhD menerima kunjungan dari tiga mahasiswa Rotterdam University of Applied Sciences Belanda yang telah menyelesaikan kegiatan internship di Kabupaten Pekalongan (11/12).

Didampingi dosen pembimbing Prof Slamet Imam Wahyudi, ketiga mahasiswa yang sedang mengikuti pertukaran mahasiswa di Unissula tersebut yakni Daan Vermeer, Matties van De Ven, dan Lucas Bakker dengan antusias melaporkan hasil kegiatan yang telah mereka jalani selama tiga bulan terakhir.

Kegiatan yang dilaksanakan di daerah Mulyorejo Kabupaten Pekalongan ini bertujuan untuk mengatasi masalah banjir rob (gelombang air pasang) yang setiap tahun menimpa areal seluas 184 ha tersebut. Dengan menerapkan sistem polder yang telah mereka pelajari, ketiga mahasiswa tersebut berhasil mengurangi dampak yang ditimbulkan oleh banjir rob.

Daan Vermeer mengungkapkan bahwa semenjak tiba di Pekalongan, ia baru menemui hujan yang begitu lebat selama hidupnya. Curah hujan yang tergolong tinggi di Indonesia membuat mereka tertantang sekaligus harus bekerja dengan lebih keras untuk mengatasi dampak yang ditimbulkannya. Dengan menggunakan bantuan water pump mereka harus bisa memompa 10 liter air/detik untuk mengalirkan genangan air hujan ataupun air rob ke kembali ke tempatnya.

Sebuah angka debit air yang cukup besar dibandingkan dengan keadaan di Rotterdam, dimana mereka hanya rata-rata cukup memompa 2-3 liter air/detik. Sejalan dengan dengan hal tersebut, Prof. Slamet Imam Wahyudi menambahkan bahwa tujuan semula mahasiswa Rotterdam melakukan internship adalah hanya untuk mengatasi banjir karena gelombang air pasang dari laut. Ia memaklumi kesulitan yang dihadapi mahasiswa tersebut mengingat curah hujan yang begitu tinggi.

Sementara itu Anis Malik Thoha menyampaikan bahwa kegiatan akademik berbasis studi lapangan seperti ini akan sangat bermanfaat dan saling menguntungkan untuk semua pihak. Bagi mahasiswa, mereka dapat menerapkan keahlian mereka di lapangan secara langsung. Manfaat yang sama pun dirasakan oleh warga Mulyorejo dimana dampak banjir rob semakin berkurang. Sedangkan bagi Unissula, kegiatan ini menegaskan salah satu peran besarnya sebagai jembatan antara dunia akademik dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. Unissula dalam hal ini berkomitmen untuk terus memanfaatkan setiap peluang guna memberi manfaat bagi masyarakat luas.

 

Related News