Menu 

Dosen Ekonomi Unissula Sosialisasikan Pengelolaan Sampah

Monday, May 21st, 2018 | Dilihat : 52 kali
sampah

Gambar: Dosen Fakultas Ekonomi Unissula Siti Aisiyah Suciningtias SE MSi (paling kanan) dalam sosialisasi pengelolaaan sampah di Bulu Lor

 

Tim program kemitraaan masyarakat Unissula bekerjasama dengan Ristekdikti menyelenggarakan sosialisasi dan pelatihan pengelolaan sampah organik di Kelurahan Bulu Lor Semarang pada 13 Mei 2018.

Menurut Dosen Fakultas Ekonomi Unissula Siti Aisiyah Suciningtias SE MSi program tersebut dilatarbelakangi oleh sampah yang menjadi persoalan serius terutama di beberapa kota besar termasuk Semarang karena semakin terbatasnya lahan untuk menampung sampah.

TPA Jatibarang yang menampung seluruh sampah akan semakin meningkat volumenya karena berdasarkan data Badan Lingkungan Hidup volume sampah di Semarang saat ini telah mencapai 1200 ton per hari.

Dari jumlah sampah tersebut, 62% nya merupakan sampah organik, sisanya 18% adalah sampah an organic. Oleh karena itu pengelolaan sampah penting dilakukan mulai dari sumbernya agar tidak menjadi beban, baik bagi pemerintah maupun masyarakat bahkan sebaliknya menjadikan sampah sebagai bagian dari solusi masalah.

Pemilihan lokasi di Bulu Lor tersebut berdasarkan pertimbangan wilayah tersebut memiliki lokasi geografis yang dekat dengan pantai dan berbatasan dengansungai Banjir Kanal Barat sehingga relative rawan terhadap bahaya banjir dan rob. Acara dihadiri warga Bulu Lor Semarang Utara, beberap Kelompok Swadaya Masyarakat, Kepala Kelurahan serta tokoh masyarakat setempat.

Kegiatan Sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam melakukan manajemen sampah mulai dari sumbernya dengan melakukan pemilahan sampah organic rumah tangga maupun pohon atau tanamah yang berjatuhan di sekitar rumah.

Dalam acara tersebut juga disertai dengan penyerahan tong sampah yang akan dijadikan sebagai bank sampah khusus organic. Untuk meningkatkan pengetahuan serta keterampilan peserta sekaligus diadakan pelatihan pengolahan sampah organic menjadi produk pupuk cair maupun pupuk kompos.

Program ini masih akan berkelanjutan dengan program berikutnya yakni pendampingan bagi mitra utama kegiatan ini yakni warga yang ada di lingkungan RT 2/ RW 7 Bulu Lor. Apabila program ini berhasil dan bisa diperluas di RT/RW lain di lingkungan Bulu Lor diharapkan akan menurunkan volume sampah yang diangkut dari TPS Surtikanti ke TPA Jatibarang.

 

 

Related News